Tugas 5


A. Pengertian Kecepatan Akses Internet 
Kecepatan akses Internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet.
Terdapat dua macam kecepatan akses internet yaitu :
1. Downstream, merupakan  kecepatan saat kita mengambil data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dll.
2. Upstream, adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari computer ke server.
Baik Downstream ataupun Upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit/s. Artinya, banyak nya bit data di pindahkan dari satu computer ke computer lain tiap detik nya.
Kecepatan akses internet di hitung dari jumlah data yang di kirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps. Untuk satuan yang lebih besar menggunakan Mbps, berarti 1000 kbps.
B. Faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
1. Register
CPU berisi area memori kecil yang di sebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat di pakai oleh computer pada suatu waktu. Pada saat ini, kebanyakan PC (Personal Komputer) memiliki register 32bit, artinya CPU memproses 4 bit data tiap waktu.
2. Ram
Jumlah Ram pada PC dapat mempengaruhi kecepatan system. Makin banyak Ram pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa di simpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada di simpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada di simpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program, data akan di pindahkan sementara ke hard disk, proses ini di sebut swapping, dan hal ini akan menurunkan kinerja computer.
3. Sistem Clock
Sistem Clock dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal Quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang di butuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian meyalakan nya kembali. Hal ini di sebut clock cycle, yang di ukur dalam hertz. Jika sebuah computer memilii kecepatan 300 MHz, artinya system clock berdetak 300 juta kali/detik.
4. Bus
Bus yaitu jalur antara komponen komponen pada computer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat mempengaruhi berapa banyak bit yang dapat di transmisikan antara komponen computer.
5. Cache memory
Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yag sudah di load oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat mempengaruhi kinerja computer. Ada dua jenis cache memoru, yaitu level-1 (L1) dan cache eksternal yang di sebut level-2 (L2)
C. Jenis Kecepatan Akses Internet
Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak/ kondisi lingkungan saat koneksi internet di lakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dn komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksi computer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe/ jenis kecepatan internet yang dapat di gunakan.
Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang di pilih :
1. Dial - Up
Cara menghubungkan computer ke internet menggunakan kabel Dial - Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial - Up ini umum nya di gunakan pribadi - pribadi yag ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang di gunakan biasanya computer tunggal (bukan merupakan jaringan computer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial - Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.
2. GPRS
GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang di lakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan umtuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat di gunakan untuk transfer data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS di pasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisag dari GSM dalam teori nya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps - 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, serta pengiriman data multimedia ke computer, notebook dan handheld computer.
3. ADSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz - 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz. Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/ fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telpon dan saluran modem.
4. 3G
3G adalah third generation technology yang mengacu kepada kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bias memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) sebesar 384 kbps untuk kondisii berjalan (pendestrian) sebesar 2 mbps untuk kondisi static di suatu tempat.
5. HSPA
High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila di bandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat di sejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev - Do) yang merupakan perkembangan CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz. Spektrum yang lebih besar di gunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuan nya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Acsess) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang yang di lakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.
6. Wireless LAN 
Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Awal nya teknologi ini di desainuntuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun, sekarang Wireless LAN  dapat di gunakan pada jaringan Peer to Peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bias di optimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis yang rumit nya instalasi kabel. 60.000 kbps.
7. Broadband
Teknologi internet Broadband secara umum di definisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa di janjikan oleh servis Broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat di gunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusat nya yang memiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi Broadband yang paling umum di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing masing media memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Komentar